Sabtu, 09 Februari 2013

SBD 1


Data adalah sebuah kata yang berasal dari bahasa latin yaitu datum yang mempunyai  pengertian sebagai sekumpulan fakta. Data ini dapat berupa angka, gambar, suara, atau teks. Data ini dapat dibagi menjadi beberapa klasifikasi yaitu dari cara memperolehnya, berdasarkan sumber datanya, berdasarkan jenis data, berdasarkan sifat data, dan waktu pengumpulannya.
Dilihat dari cara memperolehnya, data dibagi dalam dua kelompok, yaitu data primer dan data sekunder. Data primer adalah data yang didapat secara langsung dari obyek, seperti wawancara secara langsung kepada obyek. Yang kedua adalah data sekunder, yaitu data yang diperoleh secara tidak langsung seperti  mengambil data ststistik dari majalah atau Koran.
Kelompok data yang kedua adalah macam-macam data berdasarkan sumber data, yaitu data internal dan data eksternal. Data internal adalah data yang menggambarkan situasi dan kondisi sebuah obyek secara internal. Contoh data internal suatu perusahaan yaitu data keuangan, data karyawan, dll. Sedangkan data eksternal adalah data yang menggambarkan situasi dan kondisi diluar obyek. Contoh data jumlah penggunaan suatu produk pada konsumen, tingkat kepuasan pelanggan, data persebaran penduduk dan lain sebagainya.
Yang ketiga adalah klasifikasi data berdasarkan jenis datanya, yaitu data kuantitatif dan kualitatif. Data kuantitatif adalah data yang berisi angka-angka. Misalnya data karyawan suatu perusahaan. Data kualitatif adalah data yang berisi kata-kata / teks. Contohnya anggapan masyarakat terhadap suatu produk makanan.
Selanjutya klasifikasi data dilihat dari sifat data tersebut. Yaitu data diskrit dan data kontinyu. Data diskrit adalah data yang nilainya adalah bilangan asli. Contohnya tinggi badan murid kelas 6 SD Maju Jaya. Yang kedua data kontinyu, adalah data yang nilainya berupa interval. Contohnya dalam sebuah keluarga membutuhkan kurang lebih 50kg beras dalam sebulan.
Yang terahir klasifikasi data menurut waktu pengumpulannya, yaitu data cross section dan data time series. Data cross section adalah data yang menunjukan titik waktu tertentu. Contohnya daftar barang terjual pada bulan januari 2012. Data time series adalah data berkala yang menggambarkan data dari waktu ke waktu. Contoh data perubahan tinggi badan siswa kelas 6 dari tahun 2007.
Untuk mendapatkan data kita harus melakukan motode tertentu sesuai dengan tujuannya. Ada berbagai macam metode pengumpulan data yaitu Observasi, wawancara, kuisioner, investigasi dan metode sampling. Observasi, adalah cara mengumpulkan data dengan jalan pengamatan langsung suatu kejadian yang sedang terjadi. Wawancara adalah metode pengumpulan data dengan cara memberikan pertanyaan kepada obyek sehingga terjadi dialog, wawancara ini dapat dilakukan secara langsung atau tidak langsung. Kuisioner adalah sebuah pertanyaan tertulis yang digunakan untuk memperoleh informasi, kuisioner biasanya dibagikan kepada banyak orang untuk memperoleh hasil yang paling tepat. Investigasi, investigasi disini dimaksudkan dengan cara mengumpulkan bukti – bukti yang ada untuk menentukan benar dan tidaknya data yang dikumpulkan. Dan yang terakhir metode sampling, metode sampling adalah dengan cara mengumpulkan contoh – contoh kemudian ditentukan yang paling tepat dengan sasarannya.
Masuk ke informasi, banyak sekali pengertian menurut para ahli di bidangnya masing – masing. Tetapi menurut kesimpulan saya informasi adalah hasil dari pengolahan data yang masih mentah menjadi suatu bentuk yang lebih berguna, lebih bermanfaat, serta mudah cara penerimaanya bagi si penerima dan digunakan sebagai alat bantu untuk mengambil keputusan.
Sedangkan beda data dan informasi itu sendiri juga sangat jelas terlihat, data masih bersifat mentah, data masih perlu proses pengolahan untuk memudahkan penerima. Informasi hasilnya lebih berguna untuk penerima, informasi juga dapat digunakan sebagai acuan untuk pengambilan keputusan, informasi sudah disiapkan sudah ditata sedemikian rupa supaya menarik dan memudahkan penerimanya.
Basis data ialah sekumpulan data – data yang saling berhubungan, terikat satu sama lain, yang dibentuk serta diorganisasikan sedemikian rupa, sehingga dapat digunakan kembali oleh pengguna secara cepat dan tepat.
Basis data dibedakan menjadi 4 jenis menurut pengaksesannya . Basis data individual, basis data perusahaan, basis data terdistribusi, basis data publik. Dari nama – namanya sudah kelihatan apa maksud dari masing – masing basis data tersebut.
 Basis data individual
Basis data individual adalah basis data yang digunakan oleh perseorangan. Biasanya basis data seperti ini banyak dijumpai dilingkungan PC. Visual dBASE, Corel Paradox, dan Filemaker Pro merupakan contoh perangkat lunak yang biasa digunakan untuk mengelola basis data untuk kepentingan pribadi.
 Basis data perusahaan
Basis data perusahaan adalah basis data yang dimaksudkan untuk diakses oleh sejumlah pegawai dalam sebuah perusahaan dalam sebuah lokasi. Basis data seperti ini disimpan dalam sebuah server dan para pemakai dapat mengakses dari masing-masing komputer yang berkedudukan sebagai client.
 Basis data terdistribusi
Basis data terdistribusi adalah basis data yang disimpan pada sejumlah komputer yang terletak pada beberapa lokasi. Model seperti ini banyak digunakan bank yang memiliki sejumlah cabang di pelbagai kota dan melayani transaksi perbankan yang bersifat online.
 Basis data publik
Basis data publik adalah basis data yang dapat diakses oleh siapa saja (publik). Sebagai contoh, banyak situs web (misalnya yahoo dan about.com) yang menyediakan data yang bersifat publik dan dapat diambil siapa saja secara gratis. Namun adakalanya seseorang harus menjadi anggota dan membayar iuran untuk memperoleh data publik.
Nah basis data tersebut diatas tentunya juga memliki elemen – elemen penyusunnya, diantaranya adalah sebagai berikut :
·        - Entitas adalah sekumpulan objek yang terdefinisikan yang mempunyai karakteristik sama dan bisa dibedakan satu dengan lainnya. Objek dapat berupa barang, orang, tempat atau suatu kejadian.
·        - Atribut adalah deskripsi data yang bisa mengidentifikasi entitas yang membedakan entitas tersebut dengan entitas yang lain. Seluruh atribut harus cukup untuk menyatakan identitas obyek, atau dengan kata lain, kumpulan atribut dari setiap entitas dapat mengidentifikasi keunikan suatu individu.
·         -Data Value (Nilai Data) : Data Value adalah data aktual atau informasi yang disimpan pada tiap data, elemen, atau atribut. Atribut nama pegawai menunjukan tempat dimana informasi nama karyawan disimpan, nilai datanya misalnya adalah Anjang, Arif, Suryo, dan lain-lain yang merupakan isi data nama pegawai tersebut.
·         -File/Tabel : Kumpulan record sejenis yang mempunyai panjang elemen yang sama, atribut yang sama, namun berbeda nilai datanya.
·        - Record/Tuple : Kumpulan elemen-elemen yang saling berkaitan menginformasikan tentang suatu entitas secara lengkap. Satu record mewakili satu data atau informasi.

Tujuan pengolahan data dengan menggunakan  basis data menurut saya adalah supaya hasil yang diberikan atau yang kita cari lebih cepat, tepat, dan mudah. Serta dalam hal keamanan bisa terjamin, juga dapat digunakan oleh banyak orang atau disebut multiuser. Dan lebih efisien serta efektif dalam ruang penyimpanannya bisa mengurangi atau menghilangkan redudasi data.

Saya akan memberikan beberpa contoh penerapan system basis data yang sering kita gunakan, di bank semua prosesnya menggunakan system basis data, di universitas misalkan kampus kita inilah tanpa adanya system siasat apakah kalian bisa bayangkan bagaimana repotnya menyusun jadwal kuliah?
Di rental cd / dvd juga menggunakan system ini, sehingga dari ribuan keeping kaset yang ada kita bisa lebih mudah mencari dimana letak kaset yang ingin kita pinjam. Nah dan yang sering kita gunakan adalah jejaring sosial, facebook, twitter, instagram dan masih banyak lainnya itu juga menggunakan system basis data ini.

Demikianlah pemahaman saya tentang apa yang saya dapat dalam mata kuliah system basis data yang pertama ini. Semoga bermanfaat bagi para pembaca.

SUKSES !!!!!!!!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar