Data adalah sebuah kata yang berasal dari bahasa latin yaitu
datum yang mempunyai pengertian sebagai
sekumpulan fakta. Data ini dapat berupa angka, gambar, suara, atau teks. Data
ini dapat dibagi menjadi beberapa klasifikasi yaitu dari cara memperolehnya,
berdasarkan sumber datanya, berdasarkan jenis data, berdasarkan sifat data, dan
waktu pengumpulannya.
Dilihat dari cara memperolehnya, data dibagi dalam dua
kelompok, yaitu data primer dan data sekunder. Data primer adalah data yang
didapat secara langsung dari obyek, seperti wawancara secara langsung kepada
obyek. Yang kedua adalah data sekunder, yaitu data yang diperoleh secara tidak
langsung seperti mengambil data
ststistik dari majalah atau Koran.
Kelompok data yang kedua adalah macam-macam data berdasarkan
sumber data, yaitu data internal dan data eksternal. Data internal adalah data
yang menggambarkan situasi dan kondisi sebuah obyek secara internal. Contoh
data internal suatu perusahaan yaitu data keuangan, data karyawan, dll. Sedangkan
data eksternal adalah data yang menggambarkan situasi dan kondisi diluar obyek.
Contoh data jumlah penggunaan suatu produk pada konsumen, tingkat kepuasan
pelanggan, data persebaran penduduk dan lain sebagainya.
Yang ketiga adalah klasifikasi data berdasarkan jenis
datanya, yaitu data kuantitatif dan kualitatif. Data kuantitatif adalah data
yang berisi angka-angka. Misalnya data karyawan suatu perusahaan. Data
kualitatif adalah data yang berisi kata-kata / teks. Contohnya anggapan
masyarakat terhadap suatu produk makanan.
Selanjutya klasifikasi data dilihat dari sifat data
tersebut. Yaitu data diskrit dan data kontinyu. Data diskrit adalah data yang
nilainya adalah bilangan asli. Contohnya tinggi badan murid kelas 6 SD Maju
Jaya. Yang kedua data kontinyu, adalah data yang nilainya berupa interval.
Contohnya dalam sebuah keluarga membutuhkan kurang lebih 50kg beras dalam
sebulan.
Yang terahir klasifikasi data menurut waktu pengumpulannya,
yaitu data cross section dan data time series. Data cross section adalah data
yang menunjukan titik waktu tertentu. Contohnya daftar barang terjual pada
bulan januari 2012. Data time series adalah data berkala yang menggambarkan
data dari waktu ke waktu. Contoh data perubahan tinggi badan siswa kelas 6 dari
tahun 2007.
Untuk mendapatkan data kita harus melakukan motode tertentu
sesuai dengan tujuannya. Ada berbagai macam metode pengumpulan data yaitu
Observasi, wawancara, kuisioner, investigasi dan metode sampling. Observasi,
adalah cara mengumpulkan data dengan jalan pengamatan langsung suatu kejadian
yang sedang terjadi. Wawancara adalah metode pengumpulan data dengan cara
memberikan pertanyaan kepada obyek sehingga terjadi dialog, wawancara ini dapat
dilakukan secara langsung atau tidak langsung. Kuisioner adalah sebuah pertanyaan
tertulis yang digunakan untuk memperoleh informasi, kuisioner biasanya
dibagikan kepada banyak orang untuk memperoleh hasil yang paling tepat.
Investigasi, investigasi disini dimaksudkan dengan cara mengumpulkan bukti –
bukti yang ada untuk menentukan benar dan tidaknya data yang dikumpulkan. Dan
yang terakhir metode sampling, metode sampling adalah dengan cara mengumpulkan
contoh – contoh kemudian ditentukan yang paling tepat dengan sasarannya.
Masuk ke informasi, banyak sekali pengertian menurut para
ahli di bidangnya masing – masing. Tetapi menurut kesimpulan saya informasi
adalah hasil dari pengolahan data yang masih mentah menjadi suatu bentuk yang
lebih berguna, lebih bermanfaat, serta mudah cara penerimaanya bagi si penerima
dan digunakan sebagai alat bantu untuk mengambil keputusan.
Sedangkan beda data dan informasi itu sendiri juga sangat
jelas terlihat, data masih bersifat mentah, data masih perlu proses pengolahan
untuk memudahkan penerima. Informasi hasilnya lebih berguna untuk penerima,
informasi juga dapat digunakan sebagai acuan untuk pengambilan keputusan,
informasi sudah disiapkan sudah ditata sedemikian rupa supaya menarik dan
memudahkan penerimanya.
Basis data ialah sekumpulan data – data yang saling
berhubungan, terikat satu sama lain, yang dibentuk serta diorganisasikan
sedemikian rupa, sehingga dapat digunakan kembali oleh pengguna secara cepat
dan tepat.
Basis data dibedakan menjadi 4 jenis menurut pengaksesannya .
Basis data individual, basis data perusahaan, basis data terdistribusi, basis
data publik. Dari nama – namanya sudah kelihatan apa maksud dari masing –
masing basis data tersebut.
Basis data individual
Basis data individual adalah basis data yang digunakan oleh perseorangan. Biasanya basis data seperti ini banyak dijumpai dilingkungan PC. Visual dBASE, Corel Paradox, dan Filemaker Pro merupakan contoh perangkat lunak yang biasa digunakan untuk mengelola basis data untuk kepentingan pribadi.
Basis data perusahaan
Basis data perusahaan adalah basis data yang dimaksudkan untuk diakses oleh sejumlah pegawai dalam sebuah perusahaan dalam sebuah lokasi. Basis data seperti ini disimpan dalam sebuah server dan para pemakai dapat mengakses dari masing-masing komputer yang berkedudukan sebagai client.
Basis data terdistribusi
Basis data terdistribusi adalah basis data yang disimpan pada sejumlah komputer yang terletak pada beberapa lokasi. Model seperti ini banyak digunakan bank yang memiliki sejumlah cabang di pelbagai kota dan melayani transaksi perbankan yang bersifat online.
Basis data publik
Basis data publik adalah basis data yang dapat diakses oleh siapa saja (publik). Sebagai contoh, banyak situs web (misalnya yahoo dan about.com) yang menyediakan data yang bersifat publik dan dapat diambil siapa saja secara gratis. Namun adakalanya seseorang harus menjadi anggota dan membayar iuran untuk memperoleh data publik.
Basis data individual
Basis data individual adalah basis data yang digunakan oleh perseorangan. Biasanya basis data seperti ini banyak dijumpai dilingkungan PC. Visual dBASE, Corel Paradox, dan Filemaker Pro merupakan contoh perangkat lunak yang biasa digunakan untuk mengelola basis data untuk kepentingan pribadi.
Basis data perusahaan
Basis data perusahaan adalah basis data yang dimaksudkan untuk diakses oleh sejumlah pegawai dalam sebuah perusahaan dalam sebuah lokasi. Basis data seperti ini disimpan dalam sebuah server dan para pemakai dapat mengakses dari masing-masing komputer yang berkedudukan sebagai client.
Basis data terdistribusi
Basis data terdistribusi adalah basis data yang disimpan pada sejumlah komputer yang terletak pada beberapa lokasi. Model seperti ini banyak digunakan bank yang memiliki sejumlah cabang di pelbagai kota dan melayani transaksi perbankan yang bersifat online.
Basis data publik
Basis data publik adalah basis data yang dapat diakses oleh siapa saja (publik). Sebagai contoh, banyak situs web (misalnya yahoo dan about.com) yang menyediakan data yang bersifat publik dan dapat diambil siapa saja secara gratis. Namun adakalanya seseorang harus menjadi anggota dan membayar iuran untuk memperoleh data publik.
Nah basis data
tersebut diatas tentunya juga memliki elemen – elemen penyusunnya, diantaranya
adalah sebagai berikut :
· - Entitas adalah sekumpulan objek yang
terdefinisikan yang mempunyai karakteristik sama dan bisa dibedakan satu dengan
lainnya. Objek dapat berupa barang, orang, tempat atau suatu kejadian.
· - Atribut adalah deskripsi data yang
bisa mengidentifikasi entitas yang membedakan entitas tersebut dengan entitas
yang lain. Seluruh atribut harus cukup untuk menyatakan identitas obyek, atau
dengan kata lain, kumpulan atribut dari setiap entitas dapat mengidentifikasi
keunikan suatu individu.
· -Data Value (Nilai Data) : Data
Value adalah data aktual atau informasi yang disimpan pada tiap data, elemen,
atau atribut. Atribut nama pegawai menunjukan tempat dimana informasi nama
karyawan disimpan, nilai datanya misalnya adalah Anjang, Arif, Suryo, dan
lain-lain yang merupakan isi data nama pegawai tersebut.
· -File/Tabel : Kumpulan record sejenis
yang mempunyai panjang elemen yang sama, atribut yang sama, namun berbeda
nilai datanya.
· - Record/Tuple : Kumpulan elemen-elemen
yang saling berkaitan menginformasikan tentang suatu entitas secara lengkap.
Satu record mewakili satu data atau informasi.
Tujuan
pengolahan data dengan menggunakan basis
data menurut saya adalah supaya hasil yang diberikan atau yang kita cari lebih
cepat, tepat, dan mudah. Serta dalam hal keamanan bisa terjamin, juga dapat
digunakan oleh banyak orang atau disebut multiuser. Dan lebih efisien serta
efektif dalam ruang penyimpanannya bisa mengurangi atau menghilangkan redudasi
data.
Saya
akan memberikan beberpa contoh penerapan system basis data yang sering kita
gunakan, di bank semua prosesnya menggunakan system basis data, di universitas
misalkan kampus kita inilah tanpa adanya system siasat apakah kalian bisa bayangkan
bagaimana repotnya menyusun jadwal kuliah?
Di rental cd / dvd juga menggunakan system ini, sehingga dari ribuan keeping kaset yang ada kita bisa lebih mudah mencari dimana letak kaset yang ingin kita pinjam. Nah dan yang sering kita gunakan adalah jejaring sosial, facebook, twitter, instagram dan masih banyak lainnya itu juga menggunakan system basis data ini.
Di rental cd / dvd juga menggunakan system ini, sehingga dari ribuan keeping kaset yang ada kita bisa lebih mudah mencari dimana letak kaset yang ingin kita pinjam. Nah dan yang sering kita gunakan adalah jejaring sosial, facebook, twitter, instagram dan masih banyak lainnya itu juga menggunakan system basis data ini.
Demikianlah
pemahaman saya tentang apa yang saya dapat dalam mata kuliah system basis data
yang pertama ini. Semoga bermanfaat bagi para pembaca.
SUKSES !!!!!!!!
SUKSES !!!!!!!!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar